20 – 21 Apr 2011 | Bandung
7 – 9 Sep 2011 | Bandung
Course Overview
Training dan Coaching bila digunakan dengan benar akan dapat membawa perubahan kualitas kinerja SDM sesuai profil yang ditargetkan oleh perusahaan. Tahap awal sebelum menyelenggarakan program Training adalah merumuskan apa yang menjadi kebutuhan training dari SDM yang ada saat ini. Suatu rangkaian program training tanpa melalui proses identifikasi kebutuhan training hanyalah akan membuang waktu dan biaya.
Aspek gap kualitas mencakup:
- Kecepatan kerja.
- Ketelitian / Keakuratan kerja.
- Ketidak tahuan dan kurang terlatih.
- Masalah motivasi dan kedisiplinan kerja.
- Masalah sarana dan prasarana kerja.
- Masalah standar dasar budaya perusahaan.
- Masalah psikologis.
Course Objectives
Setelah menyelesaikan workshop, peserta akan:
- ·Dapat mengidentifikasi GAP KUALITAS dari aspek IMPACT di semua level organisasi dan jabatan.
- ·Dapat menyusun: Matrix Of Corporate Training Program.
- ·Dapat menyusun daftar Training Needs yang efektif diatasi dengan OJT.
- ·Dapat menyusun daftar Training Needs yang efektif diatasi dengan Public Training.
- ·Dapat menyusun daftar Training Needs yang efektif diatasi dengan Benchmarking.
- ·Dapat menyusun daftar Training Needs yang efektif diatasi dengan Training MOTIVASI.
Who Should Attend?
Manager, Trainer, Supervisor.
Course Content
- ·Komitmen: Program Training yang EFEKTIF dan EFISIEN.
- ·Pendalaman VISI, MISI dan KPI Perusahaan.
- ·Disain Alat/Sistem Produksi, SDM dan Training.
- ·
- ·Proses hirarkis identifikasi GAP KUALITAS:
- oVisi, Misi dan KPI Perusahaan
- oKomentar/Pidato Stake Holders
- oDisain Unit Kerja
- oJob Design, Job Description, KPI dan SOP
- oHasil evaluasi kinerja.
- oCatatan LOSS.
- ·Identifikasi Kebutuhan Pelatihan dan Standar Kinerja yang diharapkan.
- ·Pengelompokan Kebutuhan Pelatihan.
- ·Menyusun Matrix Of Corporate Training Program
- ·Menyusun MATRIX Training Needs untuk:
- oOJT
- oBenchmarking
- oMotivasi
- oPublic Training
- oTugas Khusus
Course Leader
Tri Warsono, MM, CT NLP, CHt